Kenyataan Historis Adalah Bahwa Agama Kristen Memiliki Akar Agama

Akan tetapi, agama yang lebih tua dari wilayah itu yang muncul dan semuanya politeistik dan astronomis. Kepercayaan. Kristen awal mencerminkan ini. Bagi mereka, spiritualitas berarti berdagang dengan roh yang sesungguhnya. Gereja-gereja Kristen dari katedral di Chartres dan Sr. Peter di Roma hingga paroki-paroki kecil di seluruh dunia telah dibangun sisi sumur-sumur suci,gua-gua keramat dan kuil-kuil serta sekolah Misteri.

Artikel Ini Di Persembahkan Oleh : POKER ANDROID

Sepanjang sejarah, situs-situs tertentu seperti ini telah di tanggap sebagai portal bagi roh-roh, terkuak dalam biasa dari kontinum ruang waktu. Ilmu pengetahuan astro-arkelogi telah memperlihatikan bahwa portal-portal ini sejajar dengan fenomena astronomis, bermiat untuk menyalurkan aliran masuk dari alam-alam rohani pada waktu yangmenguntungkan.

Di Karnak, Mesir, saat fajar kerika peristiwa titikbalik matahari pada musim salju, semburat cahaya tipis matahari akan memasuki portal kuil dan menjalar sepanjang lima racus yard melalui halaman, aula, dan lorong, hingga menembus kegelapan Mahasuci

Hal itu mungkin mengejutkan beberapa orang Kristen mengetahui sejauh mana tradisi dilanjutkan. Semua gerakan Kristen sejalan astronomis, biasanya ke timur pada hari orang-orang suci yang dipersembahkan gereja. Katedral-katedral besar dari Noce Dame di Paris hingga Sagrada Familia di Barcelona penuh dihiasi simbol-simbol astronomi dan astrologi.

Kita telah mulai untuk menerjemahkan Genesis dalam hubungannya dengan dewa-dewa Bumi dan Saturnus. Siapa pun yang dibesar dalam satu agama monoteistis dengan wajar akan merasakan adanya penolakan tentang hal ini. Sungguhkah kepercayaan politeistis yang percaya pada dewa-dewa dari bintang-bintang, dan planet-planet adalah ciri dari agama yang primitif seperti yang ada pada zamarn Mesir kuno, Yunani, atau Romawi?

Biasa nyakan mereka yang beragama Kristen akan berharap berhenti membaca sekarang Gereja masa kini megkhopifkan monoteisme yang ekstrenm dan radikal. Sebagian penyebabnya mungkin karena dominasi ilmu pengetahuan. Dalam ilmu pengetahuan yang ramah Kristen.

Tuhan telah dikurangi menjadi ciri tetap yang tidak dibedakan dan tidak bisa dikenali di alam semesta, dan spiritualitas tidak lebih dari sebuah perasaan yang samar dan tidak jelas pada ketunggalan dengan ciri-ciri tetapnya.

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published