Mengajar Atau Belajar Outside Shot Dalam Permainan Basket

http://139.99.55.99/riropalace.net/ – Tak dapat diragukan lagi kalau keterampilan ini merupakan keterampilan yang paling sulit dipelajari, tetapi hasilnya akan sangatlah berguna. Menonton film atau melihat seorang penembak ulung melakukan shot ini, merupakan cara terbaik dalam mempelajari keterampilan teknis yang maha sulit ini.

Dengan semakin jauhnya jarak tembakan, kedua kaki harus digunakan lebih banyak lagi. Tetapi agaknya ada suatu jarak optimum untuk kebanyakan penembak ini. Ironis sekali makin kecil pemain makin jauh jarak yang dibutuhkannya untuk menembak dengan baik. Dengan demikian, mereka membutuhkan koordinasi dalam menentukan timing yang tepat dalam mengembangkan kekuatan yang mereka miliki. Bagaimanapun, dalam hal ini, salah sama sekali kalau mencoba melompat terlampau tinggi sampai koordinasi yang tepat sudah Anda kuasai. Akibatnya, akan muncul gerakan melempar dengan dasar yang tidak kokoh.

Tidak ada pengganti untuk latihan ini. Pemain harus banyak berlatih dengan bola, di samping mendapat cukup banyak kesempatan melakukan dribble, shoot, bergerak mencari tempat lowong, menerima bola, dan langsung menembakkannya. Tentu saja setiap pemain harus mendapat koreksi, nasihat, dan petunjuk dan pelatih atau gurunya.

Sejumlah pelatih melaporkan bahwa mereka memperoleh hasil yang laska dalam mendidik nara nemainnya untuk menggunakan bank shot adalah tembakan outside dengan menggunakan papan belakang. Mereka mengira, dasar gerakan dari tembakan ini dipelajari oleh para pemain, tetapi tampaknya mungkin keterampilan ini merupakan suatu keterampilan khusus. Mengurangi sudut shooting yang umum tampaknya merupakan problem tambahan untuk tembakan tipe ini.

Pemain muda sering mendapat keuntungan kalau diberi instruksi untuk melepaskan bola, sejak awal. Mereka sering kali menemui kesulitan dengan keranjang yang diletakkan terlampau tinggi dan bola yang terlampau berat. Tetapi dengan semakin berkembangnya permainan mini basket, yang dilengkapi dengan bola yang lebih ringan serta lapangan lebih sempit dan keranjang yang dipasang lebih rendah, maka ini bukan lagi suatu problem bagi mereka. Para pemain tampaknya sudah siap untuk bermain basket biasa setelah mereka mencapai usia tigabelas atau empatbelas tahun. (RdL)

Leave a Reply

(*) Required, Your email will not be published